Showing posts with label Artikel bebas. Show all posts
Showing posts with label Artikel bebas. Show all posts

Thursday, October 28, 2010

Doa SahabatQ*...................

Malam itu, ketika ku terjaga dari tidurku, samar-samar kudengar suaranya. mengadu dan bercerita dengan sang Ilahi.
Inilah doanya...............
"

Tuhanku..
Aku berdo'a untuk seseorang yang akan menjadi bagian dari hidupku kelak.
seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu

Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi ke 2 di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu"


Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidaklah sia-sia


Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasehatiku
ketika aku berbuat salah


Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya


Tuhanku.......
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna..
Sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang laki-laki yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
seorang Adam yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seorang pangeran yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya, dan
Seorang pria yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya sempurna


Ya Allah.........
Aku juga meminta
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikanlah aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku


Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana yang mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan selalu tersenyum untuk dirinya".................


Di ujung doanya, kulihat dia menangis
Bukan karena sedih, tapi pengakuan ketidak berdayaan.....
dan kulanjutkan kalimatnya dengan " Allahumma Amien.....!"




*Catatan PerjalananQ ditulis sebagai motivasi menulis.

Tuesday, June 30, 2009

Bosan.....!



Akhirnya aku berani menyimpulkan bahwa pekerjaan yang paling membosankan adalah menunggu. Dari beberapa hal yang tidak aku sukai ternyata menunggu menduduki rating pertama. Menunggu begitu menyebalkan bagiku. Pekerjaan itu seperti nightmare. Setiap kali menunggu aku selalu gelisah. Akankah yang aku tunggu akan datang atau berhasil. Menunggu sangat menyita banyak waktu. Bukankah kita dapat melakukan hal yang lain yang lebih bermanfaat dan produktif dari pada hal yang satu itu.

Aku heran kenapa ada sebagian orang yang begitu senang menunggu. Mereka bilang menunggu adalah kata lain dari bersabar. Banyak manfaat yang bisa kita ambil ketika menunggu. Ada kepuasan tersendiri dari menungu. Apalagi kalau yang ditunggu sesuai dengan harapan. Itu sih kata mereka, tapi menurutku menunggu tetap saja membosankan, tidak ada manis-manisnya walaupun dilihat dan dicermati dari sudut terjauh bahkan terdekat sekalipun.

Anehnya entah kenapa setiap hari ada saja aktifitas yang membuatku harus menunggu. Sepertinya menunggu ditakdirkan menjadi bayanganku. Semakin aku menjauh dan menghindar, malah aku semakin harus menunggu. Seperti saat ini bahkan ketika aku menulis tulisan ini aku sedang menunggu. Aku harus menunggu datangnya sinyal hotspot. Aku terpaksa melakukannya karena ada tulisan penting yang harus aku kirim lewat email dan hari ini sudah jatuh deadline. Kalau waktunya melewati batas yang dijanjikan, aku bakal tertimpa musibah besar. Aduh sebelnya!!!


Sunday, June 14, 2009

feel comfort in a plane

Hello Friend..!
Before reading my new posting, I just want to say that actually this is not a serious writing. It is simply the result of my work of my translation and interpretation class’s assignment. In that time we got to translate a text that has to do with safety guide in a plane. So that. Just take it easy if you find any mistake and something odd that has to do with my sentence’s structure etc, just share and visit me through my guest book. Just one simple word, “I’m trying”.

Welcome on board. Please put the hand baggage in the compartment overhead or under your seat. Do not leave valuable goods during transit stops and remember to recheck that you have all you’re belonging when you disembark.

Please read the guide pamphlet in seat pockets and watch the pre-flight demonstration. Keep staying with seatbelts when the aircraft is taking off and landing. For your comforts, we suggested to keep your seatbelt fastened during flight. Life jackets are available under your seat.
In accordance with government regulation, please do not operate mobile phone, TV set or radio because can interfere with the aircraft navigational equipments. Laptop computer, calculator and personal stereo set, may be used.

In accordance with International flight safety regulation, we would remain passengers that we are not allowed to serve alcoholic beverages to passengers who appear to be intoxicated. Passengers are not allowed to consume alcoholic beverages other than those that served by flight attendant

Flying on delay rate can cause dehydration, so you should drink plenty non alcoholic beverages. Changes of altitude can cause earring discomfort, which is eased by swallowing or yawning. Furthermore, the cabin environment can make contact lenses discomfort able, so consider removing them.

You do not need to reconfirm reservation weather in domestic or international flight. Passengers may have reservation confirm automatically by providing home/hotel contact details, when making reservation. If you wish to cancel the flight, please notify Garuda Immediately.

In addition, special arrangements are made for care of the elderly passengers, who in unhealthy, expectant woman, babies, passengers with disability or those with special dietary reason.



Friday, June 12, 2009

Social's effect



Aku tidak tahu, kenapa aku menulis tulisan ini. Entah karena aku memang bener-bener ingin berbagi ilmu dengan pembaca, atau karena dorongan kekesalanku atas orang-orang yang pura-pura tidak sadar akan tanggungjawab mereka terhadap organisasi yang mereka emban atau bahkan mereka tidak tahu menahu.

Entahlah, aku tidak mau memusingkan niatku. Yang aku ingat aku hanya ingin menulis untuk mencurahkan semua isi hatiku.
Manusia diciptakan oleh Allah dengan berbagai macam problematikanya. Sehingga antara satu orang dengan lainnya pastilah berbeda. Oleh karena hal itu , maka pribadi satu orang dengan yang lain tidak akan mungkin sama.

Aku mungkin sudah melupakan hal itu. Namun demikian, perlulah diperhatikan yang namanya hidup tetaplah memiliki sebuah peraturan. Apalagi kalau sudah bersinggungan dengan orang lain (baca, sosial). Banyak hal yang perlu kita pertimbangkan sebelum kita melakukan atau memutuskan sesuatu, karena semua tindakan kita perlu dipertanggungjawabkan Seseorang tidak bisa berbuat semau dengkulnya sendiri tanpa menghiraukan akibat dan konsekuensi dari sikapnya itu.

Hak dan kewajiban, aku tidak ingin membahasnya secara detail. Alasannya term itu sudah sangat difahami dan sudah diluar kepala. Bahkan anak SD pun bisa dengan cekatan menjawab bila ditanya apa itu hak dan kewajiban. Namiun pada realitanya, masih banyak orang-orang yang belum bisa menerapkan dan mensinergiskan keduanya. Padahal antara hak dan kewajiban memiliki keterkaitan yang sangat erat. Seseorang belum bisa mendapatkan haknya bila kewajiban yang dia miliki beum ia selesaikan.
Seharusnya kita harus lebih memahami hak dan kewajiban dari pada anak SD dengan menafsirkannya pada praktek kehidupan yang nyata dengan cara yang bijaksana sesuai apa adanya hak dan kewajiban. Lebih-lebih ketika kita berada dalam sebuah organisasi sebagai miniature kehidupan bermasyarakat nantinya.

Banyak orang-orang yang saya temui sering mengkambing hitamkan perbedaan pribadi seseorang sebagai pembenaraan untuk mengacuhkan permasalahan orang-orang yang berleha-leha meningalkan kewajiban dan tanggung jawab mereka sehingga banyak yang dirugikan karena perbuatannya itu

Memang sangat sulit untuk mengaplikasikan kedua hal itu dalam kehidupan ini, karena kita hidup pada zaman yang tidak seimbang dan berhadapan dengan banyak kepentingan. Namun, bukankah hidup itu adalah sebuah piihan. Tuhan menciptakan dua jalan, baik dan buruk untuk menuju ridloNya. Kemudian tinggal manusianyalah (baca,kita) yang harus pintar memilih jalan mana yang harus kita tempuh untuk sampai pada keridloan Allah. Rasa egoisme mementingkan diri sendiri memang harus kita kesampingkan dan kita korbankan agar bisa mewujudkan impian kehidupan yang manis. Dan hanya dengan sikap saling menghormati dan menghargai orang lain hidup ini akan lebih indah dan damai.




Saturday, February 7, 2009

Valentine,, Yes Or No?

Ada yang berbeda dengan Bulan Februari. Bagi kebanyakan masyarakat, mungkin bulan ini tampak seperti bula-bulan biasa lainnya. Tapi tidak bagi para remaja kita, bulan ke-2 dalam hitungan bulan Masehi ini merupakan bulan yang istimewa. Bulan yang dinanti-nantikan selama 1 tahun.

Dalam salah satu hari di bulan ini kita kenal dengan Valentine’s day yang jatuh pada hari ke-14. Hari inilah yang menjadikan bulan februari begitu istimewa.. Di berbagai dunia beramai merayakan hari Valentine ini, begitu juga di Indonesia. Seakan-akan tidak mau ketinggalan, masyarakat di Indonesia ikut-ikutan meramaikan budaya yang diadopsi dari barat itu.


Tahun demi tahun hiruk-pikuk valentine makin bertambah instensitasnya, dahulu hanya muda-mudi kota-kota besar seperti Jakarta yang mengenal Valentine dan merayakannya, kini sudah mulai merambah ke muda-mudi desa-desa kecil yang ada di Indonesia ini, Valentine tidak saja dikenal oleh para remaja tetapi juga sudah dikenal dan dirayakan oleh anak-anak SD. meskipun sebenarnya mereka tak tahu pasti mengapa harus ikut merayakan hari tersebut.


Hari kasih sayang atau lebih akrabnya kita kenal dengan sebutan Valentine’s day merupakan hari dimana semua orang dapat mengungkapkan dan berbagi kasih sayang kepada sesamanya. Seperti anak kepada kedua orang tua dan sebaliknya, kepada sanak keluarga, murid kepada guru, rekan kerja dan kepada sahabat-sahabat terdekat. Valentine juga diartikan sebagai sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya.

Ekspresi ungkapan kasih sayang pada hari tersebut bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines" misalnya, saling bertukar kartu valentine (Valentine’s card), membagi kado kasih sayang dengan ucapan cimta melalui sma, memberi bunga, memberi coklat, makan malam bersama, dll. Bahkan tak jarang , masyarakat rela mengeluarkan koceknya dalam jumlah yang besar untuk merayakan valentine. Benarkah mereka merayakan valentine yang diekspresikan sebagai wahana penyadaran diriakan pentingnya kasdih sayang, atau hanya karena mengikuti trend zaman?

Bagi kalangan muda, ‘ritual’ kencan merupakan hal yang wajib dilakukan. Tidak afdal rasanya bagi sebagian mereka bila tidak merayakan valentine dengan Hang-out, jalan-jalan, makan malam bersama kekasih lalu akhirnya ‘masuk kamar’. Pada puncaknya seks bebas sering meramaikan perayaan hari valentine mereka untuk menyatakan rasa cinta dan sayang kepada pasangannya. Benarkah mereka merayakan valentine yang diekspresikan sebagai wahana penyadaran diri akan pentingnya kasdih sayang, atau hanya untuk mengumbar hawa nafsu?

Demikianlah suasana perayaan valentine di Negara kita. Sangat hangat penuh dengan cinta kasih. Namun cendrung menjerumuskan generasi muda kita pada jurang kemaksiatan. Kemudian yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, haruskah kita merayakan valentine? Bukankah untuk menunjukkan rasa sayang kita terhadap teman, kekasih ataupun keluarga kita tak perlu menunggu datangnya tanggal 14 Februari, kita bisa menunjukkannya setiap hari. Kita juga tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli coklat, bunga dan pernak-pernik lainnya. Padahal untyuk memenuhi kebutuhan sembako saja kita masih kekurangan. Untuk menunjukkan rasa sayang kita, cukup dengan perhatian yang tulus. Selain itu, perayaan valentine seperti sekarang ini seakan membuka lebar terhadap pergaulan bebas yang semakin membuat generasi muda kita menjadi bejat dan tak bermoral. Masihkah kita akan merayakan budaya valentine seperti itu, yang jelas-jelas mengandung unsur-unsur eksploitasi cinta, seks bebas dan matrealisme? Tanyakan pada hati anda dan temukan jawaban yang sesungguhnya.


* Refrensi dan gambar di ambil dari google